3 Contoh Bisnis Model Canvas

Maskromo.com – Bagi Anda yang belum mengetahui, adanya istilah BMC atau contoh bisnis model canvas ini merupakan strategi manajemen bisnis guna merancang planning sebuah perusahaan. Aspek diperlukan mulai dari nilai produk, fasilitas, konsumen dan masih banyak lagi.

Perencanaan bisnis adalah sesuatu yang sangat penting agar bisnis anda nantinya berjalan sesuai dengan keinginan anda . Bisnis yang di bangun dengan planing yang matang memberikan efek yang positif untuk berkembangnya bisni di masa depan .

contoh bisnis model canvas
contoh bisnis model canvas yang bisa Anda jadikan sebagai referensi

Jika anda sebagai seorang pemula dalam menjalankan bisnis dan baru membuka usaha harusnya bisa belajar dan melihat bisnis di sekitar anda . Mana yang sukses dan mana yang merugi , anda harus mempelajari hal itu semua agar anda tidak salah jalan nantinya

3 Contoh bisnis model canvas

Di bawah ini sudah saya rangkum beberapa jenis bisnis model canvas yang bisa anda jadikan referensi dan rujukan sebelum anda memulai suatu usaha atau bisnis . Silahkan simak ulasannya berikut ini .

1. Contoh Bisnis Model Canvas Minuman Jus Buah Jos

Salah satu bisnis usaha yang sering dijalankan oleh kebanyakan orang yakni minuman. Seiring berjalannya waktu, ada banyak sekali perkembangan menu hingga saat ini. Hal ini menjadi alasan mengapa pengusaha di bidang ini akan sering melakukan inovasi terus menerus. Berikut contoh BMC:

  1. Customer Segment

Target bisnis adalah semua kalangan di usia berapapun terutama bagi orang-orang yang menyukai gaya hidup sehat dengan gemar meminum jus buah.

  1. Value Proposition

Jus buah Jos akan menawarkan buah asli yang digunakan dengan menggunakan hasil panen lokal. Pembuatan jus buah Jos akan menggunakan buah lebih dari 50% isi produk daripada air dan es batu yang digunakan serta gula secukupnya tanpa membuat rasa jus menjadi kurang enak atau terlalu manis.

  1. Channels

Penjualan secara langsung bisa dilakukan dengan membuka outlet di pinggiran jalan atau mengikuti beberapa penyelenggaraan acara seperti car free day, perlombaan di sekolah dan masih banyak lagi. Penggunaan sosial media juga dapat dilakukan untuk memasarkan produk

  1. Customer Relationship

Pemberian kupon setiap pembelian 1 gelas jus buah Jos. Nantinya 10 kupon yang sudah terkumpul bisa ditukarkan dengan 1 gelas Jus buah Jos.

  1. Revenue Stream

Asset sale berupa penjualan jus buah Jos untuk setiap gelasnya. Adanya sistem bagi hasil bagi pedagang lain yang menitipkan barang dagangan di outlet jus buah Jos seperti keripik tempe atau makanan kering lainnya dengan ketahanan tinggi.

  1. Key Resource
  • Modal pribadi dimiliki oleh pemilik jus buah Jos
  • Tenaga kerja akan melibatkan 1 karyawan untuk setiap outlet
  • Supplier bahan-bahan untuk membuat jus buah
  1. Key Activities
  • Menyiapkan bahan jus buah Jos mulai dari buah, gula pasir, es batu, air, susu kental manis dan gelas plastik sekaligus dengan kantong plastik.
  • Menyiapkan peralatan yang akan digunakan khususnya beberapa blender sehingga mampu membuat jus buah dalam jumlah banyak tanpa menunggu satu per satu.
  • Mengolah bahan menjadi jus buah yang siap konsumsi
  • Menjual jus buah Jos di setiap outlet
  1. Key Partners
  • Supplier bahan-bahan jus buah Jos
  • Penyelenggara festival kuliner
  1. Cost Structure
  • Penyediaan bahan jus buah Jos
  • Penyediaan lokasi outlet jus buah Jos
  • Biaya promosi untuk menggunakan sosial media
  • Biaya gaji setiap karyawan di masing-masing outlet

2. Contoh Bisnis Model Canvas Café Kopi

Café yang kini sedang berkembang banyak di Indonesia tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi setiap pengusaha untuk memulai usahanya. Ada banyak jenis menu tersedia dari usaha satu ini agar dijalakan dnegan berbeda dan inovatif apabila dibandingkan dengan lainnya. Berikut contoh BMCnya:

  1. Customer Segment

Pemilik bisnis melakukan identifikasi kelompok target pelanggan yang akan menjadi konsumen dengan ciri-ciri tetrentu.

Misalnya pada café kopi akan menargertkan kelompok masyarakat khususnya anak muda dimana mereka menikmati minuman kopi, termasuk warga perkotaan dan mengutamakan desain interior dari setiap café.

  1. Value Proposition

Value proposition café kopi tidak hanya menyediakan menu kopi yang nikmat tapi juga pengalaman bagi para konsumennya. Pelanggan diharapkan akan merasakan kesenangan, kemudahan, kenyamanan dan kenikmatan selama menikmati berbagai jenis menu di café kopi ini bersama pengunjung yang lain.

  1. Channels

Café kopi memiliki beberapa channels yang sudah tersebar di seluruh Indonesia mulai dari wilayah kota dan juga provinsi dalam bentuk situs web, sosial media dan juga program kolaborasi bersama Grab atau Go-Jek.

  1. Customer Relationship

Café kopi berusaha untuk melakukan engagement bersama pelanggan dengan memberikan adanya membership card serta promosi official dari website resmi

  1. Revenue Stream

Tidak hanya fokus pada menu minuman kopi yang dijual, café kopi ini juga menawarkan produk kopi lainnya seperti bubuk kopi. Beberapa produk lainnya yaitu berbagai jenis kue dan tumbler.

  1. Key Resource

Café Kopi menentukan tenaga kerja dengan SDM tinggi sebagai key resource. Beberapa aspek lainnya yakni resep menu dan branding, kemampuan modal finansial serta banyaknya cabang yang sudah tersebar.

  1. Key Activities

Ada banyak aktivitas kunci yang dianggap penting dalam proses pembuatan minuman kopi di Café Kopi mulai dari penggilingan, pembuatan sampai kegiatan promosi setiap harinya. Bagian ini akan memudahkan tim manajemen dalam menentukan proses penting dan menyisihkan tahapan produksi lainnya.

  1. Key Partners

Café Kopi akan menggandeng supplier, mitra dan agensi yang dirasa mampu memberikan benefit satu sama lain. Ketiganya harus mempu menjalankan kegiatan operasional menjadi lebih baik.

  1. Cost Structure

Café Kopi sendiri menganggap sumber pengeluaran utama berasal dari harga pokok saat penjualan kopi, biaya untuk pemasaran serta pengadaan event saat café ikut menjualkan produk.

3. Contoh Bisnis Model Canvas Perusahaan Jasa Jahit Sepatu

Bisnis yang dijalankan secara custom atau produksi disesuaikan dengan permintaan konsumen memang memiliki daya tarik tersendiri. Artinya para pelanggan pun bisa memesan lebih leluasa atas keinginannya mereka. Berikut contoh BMC pada usaha layanan jasa jahit sepatu:

  1. Customer Segment

Target bisnis adalah semua kalangan di usia berapapun, terutama bagi para pekerja baik wanita maupun pria dengan kisaran umur 20 sampai 40 tahun. Target pelanggan dikhususkan pada pekerja kantoran yang memerlukan sepatu berkualitas tinggi.

  1. Value Proposition
  • Sepatu berkualitas tinggi dengan desain kekinian
  • Jahitan rapi dan kuat
  • Bisa dipesan sesuai dengan keinginan setiap pelanggan
  1. Channels
  • Penjualan secara langsung bisa dilakukan dengan membuka toko sepatu jahit di pinggir jalan
  • Penggunaan sosial media sebagai pengiklanan online juga dapat dilakukan untuk memasarkan produk
  1. Customer Relationship
  • Pemberian potongan harga sebesar 10% bagi pembelian barang dengan custom atau sesuai permintaanpelanggan
  • Adanya refund jika barang yang sudah dipesan tidak sesuai dengan permintaan atau mengalami kerusakan selama proses pengantaran di jalan
  • Pelaksanaan cuci gudang setidaknya sekali dalam tiga bulan
  1. Revenue Stream

Penjualan sepatu jahit di toko

  1. Key Resource
  • Modal pribadi dimiliki oleh pemilik toko sepatu kulit
  • Pengrajin sepatu kulit manual
  • Tenaga kerja sebanyak 5 orang
  • Supplier bahan-bahan pembuatan sepatu
  1. Key Activities
  • Mendesain dan menjahit sepatu
  • Mempromosikan produk melalui sosial media
  • Menjual produk sepatu secara langsung di toko
  1. Key Partners
  • Supplier kain bahan sepatu
  • Supplier benang jahit sepatu
  • Penyelenggara festival dan bazar sepatu daerah
  1. Cost Structure
  • Penyediaan bahan pembuatan sepatu kulit
  • Penyewaan ruko untuk toko
  • Biaya promosi di sosial media
  • Biaya gaji untuk 5 orang karyawan

Kesimpulan

Itulah tadi beberapa contoh bisnis model canvas yang bisa Anda jadikan sebagai referensi ketika hendak membuatnya. Satu hal paling penting untuk diketahui yakni harus memperhatikan bagaimana susunan dari setiap poinnya agar keseluruhan aspek masuk dalam BMC.

Mungkin sekian dari saya , semoga apa yang saya sampaikan memberikan insight baru bagi anda . Semoga bisnis anda sukses dan berkembang dengan pesat . Terimakasih .

Tinggalkan Komentar